Menu

PRESS RELEASE DENPASAR FESTIVAL 2010

  • Kamis, 16 Desember 2010
  • 2155x Dilihat
PRESS RELEASE DENPASAR FESTIVAL 2010 16 Desember 2010 Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata mengadakan press release tentang Denpasar Festival 2010 di Gedung Praja Madya Kantor Walikota Denpasar dengan mengundang media cetak dan elektronik yang ada di Bali. PRESS RELEASE Mulai 28 hingga 31 Desember di penghujung tahun 2010 ini kawasan Catur Muka (titik 0 km kota Denpasar) dan Gajah Mada kembali akan diramaikan dengan perhelatan besar memaknai puncak kreativitas “DENPASAR FESTIVAL”. Setelah dua kali diperkenalkan dan sukses direspons oleh publik dilihat dari tingkat keramaian serta jumlah interaksi dan transaksi yang terjadi, sudah saatnya Denpasar Festival diposisikan lebih baik lagi di benak masyarakat. Perhelatan yang sebelumnya hanya dipahami sebagai wahana untuk menyuguhkan serbaneka produk dan budaya unggulan ini, kini lebih didorong ke wilayah pemaknaan akan karakter dan jatidiri yang melandasinya dalam ruang kreasi, apresiasi dan prestasi, serta eksistensinya dapat dijadikan sebagai aset sekaligus pemicu (trigger) pengembangan destinasi pariwisata dan pembangunan kota Denpasar. Denpasar Festival adalah inisiatif dan langkah strategis yang mesti disambut dengan tangan terbuka dan didukung dengan sepenuh hati. Pertama, karena festival ini merupakan pengejewantahan dari semangat Denpasar untuk menjadikan dirinya sebagai sebuah kota kreatif berbasis budaya unggulan. Kedua, karena festival ini merupakan perwujudan dari kerjasama erat masyarakat dan pemerintah, sebuah sinergi dengan konsep pembangunan yang mendorong partisipasi masyarakat, guna menciptakan sebuah keseimbangan dalam perubahan dan tantangan dunia yang mengglobal melalui kegiatan-kegiatan serta inisiatif-inisiatif kreatif. Ketiga, dan yang terpenting, Denpasar Festival ini merupakan bentuk nyata ekspresi dari seluruh energi potensial yang dimiliki oleh Denpasar dan masyarakatnya dalam memaknai pembangunan kotanya. Dalam bingkai puncak ekpresi kreativitas dan budaya unggulan, Denpasar Festival mengacu pada keniscayaan social milieu Kota Denpasar sebagai sebuah domain interaksi sosial yang open minded, multikultur, multidimensi, dan menjadi nilai tambah bagi keberadaan Bali sebagai entitas kebudayaan yang unik dan daerah tujuan wisata terkemuka di dunia. Denpasar Festival sudah sepatutnya menjadi wahana dalam menjalin dan membangun rasa kesatuan, keseimbangan, kenyamanan, kebanggaan, kegairahan, kearifan bahkan keteladanan warga kotanya yang menjalani kehidupan dalam satu dimensi ruang (desa), waktu (kala) dan keadaan (patra) agar selalu dapat menyambut dan mengisi momentum masa depannya yang gemilang dengan kreasi dan prestasi. Perayaan akhir tahun yang terbuka untuk umum ini akan diisi dengan keragaman ekspresi yang menunjukkan pencapaian kreativitas dalam bermacam kemasan. Ragam ekpresi seni budaya, baik yang bernuansa tradisional, modern maupun avant-garde ini, setidaknya dipilih dan dipersiapkan memenuhi 6 aspek yang meliputi : display (showcasing), menjual (selling), menginspirasi (inspiring), mentransformasi (transforming), menghibur (entertaining), dan mendidik (educating). Wujudnya berupa pameran, panggung kreatif, talkshow, demo kreatif serta ruang ekspresi komunitas. Acara Denpasar Festival akan dibuka Selasa, 28 Desember petang, dengan prosesi pembukaan di Areal Patung Catur Muka Denpasar. Tema sentral dari Denpasar Festival ke-3 tahun 2010 kali ini adalah “Buana Citra Kara” atau “Ranah Bertabur Kreasi dan Prestasi” yang dapat dimaknai lebih lanjut sebagai upaya untuk merealisasikan keberanian dan ketegasan sikap semua komponen kota Denpasar yang pernah dideklarasikan pada perhelatan Denpasar Festival ke-2 tahun lalu “Embracing Tomorrow - Menyongsong Masa Depan Gemilang” yang bermuara dari pergerakan dinamis dan apresiasi yang komperehensif akan khazanah nilai-nilai luhur kemasyarakatan serta ekpresi dan apresiasi dari segenap potensi kebudayaan dan kreativitas yang tumbuhkembang di Kota Denpasar

Berita Terpopuler