Menu

Konferensi Internasional ke-IX World Heritage Cities Eurasia diselenggarakan di Kota Denpasar

  • Rabu, 01 Mei 2019
  • 1079x Dilihat

Denpasar sebagai tuan rumah dalam Konferensi Internasional ke-IX World Heritage Cities Eurasia diselenggarakandi Kota Denpasar, Provinsi Bali, Republik Indonesia pada hariSenin 29 April hinggahariKamis 2 Mei 2019 di Prama Sanur Beach Hotel, pembukaan di tandai dengan pemukulan gong oleh Bapak I Wayan koster , Gubernur Bali; didampingi Bapak Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Walikota Denpasar; Prof. I Gede Pitana, TenagaAhli Kementrian PariwisataBidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata; Rasikh Sagitov, Sekretaris Jendral UCLG Eurasia; serta Denis Ricard Sekretaris Jendral OWHC.

 

Konferensi Internasional ke-IX World Heritage Cities Eurasia dilaksanakan penandatanganan LOL Pemerintahan Kota Denpasar bersama Pemerintahan Kota Bolgar, Rusia yang hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AA Ngurah Rai Iswara, pimpinan OPD, serta ratusan delegasi dari 13 negara di Benua Eropa dan Asia yang bergabung dalam OWHC dan utusan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).

 

Konferensi ini yang bertemakan“Resilient Heritage and Tourism”. Berdasarkan pada tujuan bersama untuk mengembangkan heritage tourism melalui pertukaran praktis dan kerja sama antar anggota wilayah, maka para peserta sepakat untuk mengusulkan kepada Sekretariat JenderalOrganisation of World Heritage Cities(OWHC) sebagai berikut:

1.   Untuk mengadakansesi khusustentangHeritage Tourism padaKongres Dunia OrganisationofWorld Heritage Cities(OWHC) yang melibatkan para profesional pariwisata, akademisi pariwisata, dan departemen pariwisata pemerintah dari wilayah anggota sebagai ekosistem untuk heritage tourismyang berkelanjutan

2.   Untuk memastikanadanya peningkatankapasitas dalam Pelestarian Heritagedan Heritage Tourism untuk mengantisipasiperubahan iklim dengan menerapkan kearifanlokal dari setiap wilayah anggota, seperti Tri Hita Karana (Harmoni dan Keseimbangan dalam Kehidupan) di Bali.

3. Untuk mendorong adanyakerja sama antar kota-kota di wilayah anggota OWHC.

Berita Terpopuler