Tradisi yang berasal dari kisah Rangda (Ratu Iblis) memaksa umat untuk menusuk diri dengan keris, tetapi mereka dilindungi oleh Barong agar tidak terluka. Upacara Pengerebongan dimulai dengan menghadirkan sejumlah Barong dan Rangda yang dibawa oleh umatnya dalam kondisi kesurupan dan mengitari wantilan sebanyak tiga kali dimana adu ayam berlangsung.